Buscar

Memuat...

Páginas

CARA BUAT SIM ONLINE

Halo semua...
Mumpung lagi libur dan lagi rajin banget buat nulis (2 hari 4 postingan, yeay!!!)
Kali ini saya mau berbagi informasi untuk para perantau kembali. Maklum ini perantau jauh soalnya jadi kalau mau urus surat-surat dan apapun untuk balik ke domisili itu sulit banget. Jadi kali ini aku mau infoin cara membuat SIM online. Sekali lagi thanx to e-KTP, membuat semuanya terasa mudah. 

Disini yang akan saya infokan itu cara memperpanjang SIM ya, kalau buat SIM baru saya kurang tau. Ini informasi base on pengalaman aku saat perpanjang SIM di kota bogor. Nah, saya saranin untuk perpanjangan sobat-sobat sekalian cari SIM keliling saja. Informasinya biasanya ada di web polres kota teman-teman atau melalui twitter resmi. Saya cek dari twitter polres bogor untuk jadwal SIM keliling. 

Syarat untuk perpanjang SIM itu gampang banget
1. Pastikan SIM anda belum expired, nah ini kudu perhatian jangan sampai lewat dari tanggal karena akan ribet harus ngurus SIM baru yang artinya anda harus bayar lebih mahal plus harus ujian lagi
2. Bawa SIM Asli
3. Fotocopy KTP
4. Surat keterangan sehat (tapi kalau tidak ada juga tidak masalah, karena disana akan disediakan untuk cek kesehatan dan hanya ditensi doang anda dikenakan Rp 30.000)

Nah, caranya anda cukup datang ke SIM keliling dipagi hari. Batas maksimal 50 orang perhari jadi harus cepat datang agar kebagian antrian. Kalau bisa jam 7 anda harus sudah datang buat nulis nama antrian, setelahnya mau pergi dulu tidak masalah karena mulai jam 09.00 dan itupun kalau mobil SIM keliling datang tepat waktu. Tau dong ya Bogor macetnya gimana. Nah, nanti nama anda dipanggil buat cek kesehatan, terus naik ke bus. Dipastikan data lalu "cekrek" difoto deh (pastikan posenya cantik ya biar tidak nyesal 5 tahun. hehhehe). Tunggu deh SIM jadi, sambil nunggu SIM jadi anda dikasi surat untuk isi data setelah itu serahkan anda akan diberi SIM dan harus membayar Rp 75.000 untuk SIM C. Lalu nanti ada tukang laminating dan bayar Rp 5000, sebenarnya kayaknya sih ga wajib tapi ga tau juga sih.Tadaaaaa bim salabim, SIM anda sudah terperpanjang secara otomatis. Selamat berkendara dengan aman, damai sentosa ya :)

Sekian informasi dari saya, semoga bermanfaat.

EXPLORE ACEH PART 3 (BANDA ACEH & SABANG)


Tanggal 6 januari 2016 hari terakhir kami di sabang namun ada beberapa destinasi utama yang belum dikunjungi. Kali ini destinasi lebih jauh dari yang kemaren. Kami bangun cepat dipagi hari dan rencana gerak jam setengah 6 pagi dari penginapan namun ternyata masih cukup gelap sehingga kami undur menjadi pukul 06.00.

1. Tugu 0 KM
Ini benar-benar modal nekat, kami naik motor hanya berdua ke tugu 0 km dimana dilihat dari google map saja jalannya berkelok-kelok. Jalannya bagus tanpa lubang hanya saja memang benar-benar berkelok dan patahan seperti jalan ke berastagia. Kami harus pelan-pelan membawa motor apalagi perjalanan kesana itu melewati hutan yang memang tidak ada rumah penduduk dan masih banyak monyet yang katanya suka sama wantia. Hahaah… dibeberapa bagian jalan ada yang sangat sempit jadi harus berhati-hati untuk menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
Akhirnya kami sampai ke titik 0 Indoneia. Yeay… tapi berhubung karena sedang ada pembangunan jadi kawasan ini sedikit tidak terurus. Kami menyaksikan matahari terbit di sini dan melihat laut lepas dari atas.


0 km Indonesia. Yeay!!!!
video
Potongan video perjalan menuju 0 Km


2. Pantai Iboh 
Pantai iboh terkenal dengan tempat snorklingnya, jadi dari iboh bisa nyebrang ke rubiah untuk snorkeling karena disana lebih banyak ikan. Namun lagi-lagi karena keterbatasan waktu aku tak semapt snorkeling padahal sangat ingin, aplagi si ari tak mau snorkeling. Akhirnya Cuma bisa liat ikan dari atas doang. Dan airnya benar-benar jernih dan hijau sampai bisa melihat ikan-ikan didalamnya. Lagi dan lagi aku jatuh cinta dengan pulau ini.

Ingin tau watak sahabatmu? ajak Traveling :D
Sending Love from Iboih Beach

Full Color Boat

3. Pantai Gapang
Di pantai gapang kami juga hanya lewat saja tak turun. Pantai gapang juga jadi tempat snorkeling yang bagus.


Dari sini bisa lihat pulau kecil itu, dan ini seperti lukisan di display picture komputer yang dulu sering digunakan. Saat kami berada disini hujan mulai gerimis dan langit gelap, kami takut akan turun hujan. Rencana balik dengan kapal cepat pukul 14.30 jadi kami undur lebih awal naik kapal lambat pukul 11.0. karena kalau cuaca jelek, kapal cepat sering tidak beroperasi.


Lukisan alam maha karya sang pencipta 

Kami langsung packing dan siap-siap checkout. Kami makan siang di warung bapak yang ramah makan nasi soto enak plus lagi-lagi teh tarik dengan murah Cuma Rp14.000. tadinya mau makan gulai kambing tapi belum mateng karena buru-buru jadi ga jadi icip deh.

Sesampainya dipelabuhan kami mengembalikan motor dan ternyata helm ketuker. Pak dollah yang super nyebelin ini minta diganti karena helm nya ketuker Rp 100.000, kami udah mohon-mohon ga ada uang dia ga mau tau. Males berdebat dan mengejar kapal, akhirnya 70 rb terbuang sia-sia. Mood jadi jelek, tapi untungnya kapal dapat. Sampai di pelabuhan ulele pkl 12.30 kami memutuskan naik becak. Karena masih punya waktu kami singgah ke museum sunami dengan bawaan yang super banyak plus oleh-oleh. Akhirnya bawaan dititip ke satpam dengan wajah melas.

Museum Tsunami ini berbentuk seperti kapal dan dirancang oleh pak Ridwan Kamil. Keren!!!!
Ini merupakan ruangan gelap berisi nama-nama korban tsunami aceh. 
Al - Quran yang ditemukan pasca Tsunami

Puas keliling museum, kami singgah makan mie aceh simpang 5. Dan langsung ke stasiun bus batoh kami akhirnya naik bus putra pelangi dengan ongokos Rp 180.000. berangkat pukul 17.00. Bye aceh, bye sabang. See you next time… 

EXPLORE ACEH PART 2
(BANDA ACEH & SABANG)

Selesai pernikahan heni dari meulaboh kami melanjutkan perjalanan ke banda aceh, jaraknya hanya memakan waktu 4 jam sehingga sangat sayang tak mengunjungi pulau di ujung pulau sumatera itu. Ini bukan kali pertama aku ke banda aceh dulu pernah kesana dan sudah pernah direview disini. Ongkos ke Banda Aceh Rp 110.000 dengan menggunakan bus L300. Kami sengaja mengambil perjalanan siang karena katanya pemandangannya sungguh indah. Dan memang benar sepanjang jalan kami melihat pantai-pantai yang indah dan kami tak ketinggalan melihat indahnya sunset, Indonesia itu luar biasa pantas saja orang asing ingin sekali ke Indonesia. Dan kami melihat pelangi di perjalanan, kami seperti orang luar angkasa yang ga pernah lihat pelangi karena pelangi itu fenomena alam yang sudah jarang kali bisa ditemui.

Sesampainya di banda aceh pukul 19.00, dan kami di jemput kenalan anak UNSYIAH. Kami berencana hanya numpang tidur karena besok pagi pukul 08.00 kami harus mengejar kapal ke pelabuhan ulele. Terimakasih Atun udah mau nampung kami semalaman dan udah ngerepotin. Malam harinya kami pergi keluar untuk cari makan dan kami makan bebek gulai merah, kalau rasanya sih menurutku seperti kuah rendang hanya saja rendang kering kalau ini lebih berkuah.

Keesokan harinya rencana naik kapal jam 08.00 jadi molor menjadi jam 11.00 karena teman kami ngaret menjemputnya. Sampai dipelabuhan kami lari-lari karena kapal akan segera berangkat. Kami memutuskan untuk naik kapal lambat dengan harga tulisan di tiket sih Rp 25.000 tapi yang harus kami bayar Rp 27.000, gak tau deh 2000 nya uang apa. karena kami paling lama naik maka kami ga dapat tempat duduk. Bawaan ransel dan tas jinjing bikin berat, tiba-tiba ada abang kapal yang menghampiri dan menanyakan tiket kami dan menawarkan untuk duduk di ruang eksekutif, kami berdua yang cewek langsung siaga kali aja ada niat jahat. Tapi setelah dipikir-pikir dan diyakinkan akhirnya kami pun duduk di kelas eksekutif yang ada AC nya. Rezeki anak Sholehah :D

Perjalanan dari pelabuhan ulele ke pelabuhan sabang memakan waktu 1,5 jam dengan kapal lambat kalau kapal cepat hanya 45 menit dengan tarif mungkin 2 kali lebih mahal. Naik kapal lambat bukan pilihan yang buruk, karena selam perjalanan bisa santai di dek kapal melihat birunya hamparan laut dan jika beruntung bisa melihat kawanan lumba-lumba. Sayangnya kami tak beruntung. Hehe…

Sesampainya dipelabuhan sabang banyak sekali yang menawarkan jasa angkutan atau sewa motor ataupun mobil. Kami memutuskan untuk menyewa motor, dan entah kenapa kami mau aja menyewa motor dengan harga Rp120.000 padahal udah ada yang jelas-jelas menawarkan Rp100.000 *dan ini adalah salah satu kesialan kami.

Setelah motor didapat, saatnya mengandalkan google map untuk mencari penginapan. Kami sampai di sabang pukul 12.30 dan perut sudah keroncongan minta diisi. Akhirnya kami mendapatkan penginapan di hotel Kartika yang berada di pusat kota dengan tarif Rp 90.000/malam. Karena kami memang ala ransel alias backpacker maka semua nya ala sederhana. Tapi kalau saran sih itu kamar kami hanya pakai kipas dan 2 tempat tidur, tempatnya nyaman hanya saja kami tidak menyangka sabang sangat panas di malam hari membuat kami tak bisa tidur karena berkuah.

Makan siang kami singgah di warung nasi (lupa namanya), kami makan nasi pakai ikan tongkol dan disini makan ambil sendiri kami sempat kebingungan dan minuman teh tarik khas aceh. Makan siang kami harganya Rp 12.000 plus minumnya Rp 8.000. setelah makan kami siap untu mengexplore pulau sabang. Karena memang kami tak memiliki banyak waktu maka kami sudah mendaftar tempat-tempat yang akan kami kunjungi agar semua bisa terkunjungi.
1. Pantai tapak gajah
Saat ke pantai ini kami harus bertanya sana-sini dan akhirnya kami nyasar -_-. Yang kami datangi ternyata bukan pantai tapak gajah tapi disini ada benteng jepang. Tidak tau apa namanya tapi view nya luar biasa cantik. Perpaduan biru langit dan laut yang hijau kebiruan bak lukisan. Rupanya tapak gajah merupakan pantai sebelahnya. Tapi karena berhubung hanya sebelahan kami langsung melanjutkan ke destinasi selanjutnya.

Ini yang dinamakan tersesat dijalan yang benar :D. View nya luar biasa Indah

2. Pantai 3 sumur
Ini pantainya keren dengan pasir putih, langit dan lautnya bikin jatuh cinta. Cantik tak bisa dilukiskan oleh kata-kata. Bermain pasir dan air laut benar-benar membuat lupa akan segalanya. Hanya ingin memandang  dan merasakan pantai ini lebih lama.

Setuja Pesona Sabang
Indah sejauh mata memandang

Indahnya pantai sabang
My Travel Mate :*
Seat beside me and accompany me to enjoy this beautiful view


3. Benteng jepang
Ini benteng pertahanan jepang saat di zaman belanda. Dari benteng ini maka nanti bisa melihat laut dari atas. Pemandangannya tak kalah menakjubkan. Dan sensasi duduk dirumput menghadap laut ditemani dengan semilir angin yang menyentuh kulit bikin ingin berlama-lama disini.
Ada sejarah armada Jepang di Sabang buat menambah wawasan sejarah

Viewnyaaa selalu membuat jatuh cinta

Besok-besok kita fotonya disini pandang-pandangan sama kekasih halal ya ge...

4. Pantai anoi hitam
Pantai ini tak jauh dari benteng jepang. Dari benteng jepang juga bisa terlihat. Pantai ini pasirnya hitam jauh sekali beda dengan pantai 3 sumur, namun justru disini letak keunikannya. Kami memutuskan tidak singgah dan turun hanya sekedar lewat.

5. Casanemo
Casanmeno ini merupakan resort dan restoran yang langsung berhadapan dengan laut biru. Disini banyak menginap turis asing karena konsepnya unik banget. Kamarnya dari kayu berbentuk rumah pondok. Kami singgah untuk melihat view yang katanya dari sini itu indah banget. Dan emang ga salah, kami memutuskan duduk dicafenya dengan memesan lemon tea dan juga es kelapa sambil menikmati sore hari yang indah dari café yang langsung mengarah ke laut. Sebenarnya casanemo ini lurusan dari pantai sumur 3. Dan aku tak ingin menyiakan2 langsung turun untuk main air dan pasir putih. I’m beach lover.

Love this Place

Libur Hemat ala Backpacker berdua ternyata SERU!!!

6. Pelabuhan kecil
Ini bukan pelabuhan tempat turun penumpang dari banda tapi pelabuhan ini banyak digunakan anak muda untuk kumpul disore hari dan juga banyak yang mincing. Disini kami menikmati sunset yang luar biasa indah dan tak lupa bergaya ala ootd.

Sunsetnya indah, abaikan gaya OOTD yang ga banget :D

Menantimu (jodoh) seperti menanti Sunset, pasti datang hanya perlu bersabar


ala-ala OOTD (Bingung kenapa foto dikapal berkarat? keren aja kalau menurut kita.

7. Kuliner malam
Malamnya setelah mandi dan sholat di penginapan kami memutuskan untuk ke jalan perdagangan dimana ini merupakan pusat kota dimana banyak pedagang dan juga pasar. Kami membeli oleh-oleh kue bakpia khas sabang dan tak lupa menikmati sate gurita dan juga mie jalak yang terkenal di sabang. Mie jalak ini seperti mie rebus tapi bedanya kuahnya ini seperti kuah kaldu polos. Jangan lupa dicobain kalau main ke sabang yaa..



Cara Membuat Passport Online


Halo semua, lama tidak update...
Maafkan saya yang lama hilang bak ditelan bumi.
Kali ini, saya nongol untuk berbagi sedikit informasi cara untuk membuat passport.

Sekarang untuk buat passport sudah bisa online, jadi kita bisa membuat passport dimana saja kita berada. Khususnya buat para perantau yang tidak berdomisili sesuai KTP nya ini sangat super membantu. Alhamdulillah sekarang semuanya sudah mulai gampang, syaratnya anda hanya perlu memiliki KTP elektronik atau sering disebut e-ktp.

Sebenarnya untuk membuat passport ini, tidak hanya online saja offline juga bisa. Online disini bukan berarti anda tidak perlu ke imigrasi, anda tetap harus ke imigrasi buat verifikasi berkas dan wawancara. Hanya saja saya kemarin ngurusnya online dan super cepat. Kalau offline nanti anda akan repot isi data dulu disana, antri dulu ambil form. Jadi saya saranin sih kalau mau buat passport mending online aja.

Sebelum ke tahap cara mengurus passport online, hal yang perlu anda persiapkan ketika akan membuat passport baru adalah
1. KTP elektronik asli dan foto kopi (untuk fotokopinya saya saranin foto kopi dikantornya saja biasanya ada jasa fotokopi karena ukurannya berbeda. Pengalaman saya sih kemaren pas ngurus di kantor imigrasi kota bogor)
2. Akte kelahiran asli dan fotokopi
3. Kartu Keluarga asli dan fotokopi
(Pastikan nama anda sama baik KTP, akte kelahiran maupun KK)
4. Materai 6000
5. Slip pembayaran Bank
6. Print file data yang dikirim nanti via email

Nah, langkah-langkah untuk membuat passport online adalah sebagai berikut:
1. Silahkan masuk ke situs www.imigrasi.go.id lalu pilih layanan publik dan pilih passport biasa disitu tertera lengkap syarat ketentuan pengurusan passport. Dan bisa ngisi data passport online langsung di http://ipass.imigrasi.go.id:9090/xpnet/faces/xpnet-main.xhtml. Isi data dengan lengkap dan benar. Anda tidak perlu upload file apapun.
2. Setelah isi data anda akan mendapat email dan harus membayar sejumlah uang untuk biaya passportnya, kalau tidak salah saya bayar ke teller BNI langsung sekitar 350.000 untuk passport 48 Hal dan jangan lupa tunjukkan email yang anda terima ke Tellernya bisa ga usah dicetak tunjukkan saja dari HP (bilang saja sama tellernya untuk bayar passport dia pasti ngerti kok. kalau melalui ATM juga bisa, tapi saya tidak tau caranya. Heeheh)
3. Setelah anda melakukan pembayaran anda akan mendapai email kembali nah, anda verifikasi kembali untuk mengisi tanggal kedatangan anda. Jadi bisa pilih kapan anda bisa datang untuk wawancara.
4. Anda akan mendapat email kembali dan silahkan di print yang nantinya akan dibawa pada saat wawancara beserta berkas-berkas yang disebutkan diatas.
5. Anda datang di tanggal yang telah dipilih. Saya saranin datang cepat  karena pasti banyak yang sudah antri dari jam 7 pagi. Saya kemarin datang jam 8 dapat antrian nomor 38. Jika online langsung saja datang ke loket antrian online untuk ambil nomor antrian dan juga ada selembar kertas yang harus diisi dengan materai 6000
6. Tinggal tunggu dipanggil ke loket untuk wawancara. Tenang ini bukan wawancara kerja yang menanyakan kelebihan dan kekurangan. Hanya pertanyaan simpel seperti akan pergi kemana? kapan? berapa lama? sambil mengecek semua berkas lengkap dan benar.
7. Setelah itu anda akan mendapat surat dengan stempel yang akan dibawa saat mengambil passport seminggu kemudian sesuai tanggal yang tertera di surat. Dan selesaii..... anda tinggal menunggu passport anda jadi dan selamat bertraveling riaaa.


Ini Passport bukan buku nikah ya :D
Insya Allah tahun ini dapat buku nikah. Amin :)


EXPLORE ACEH PART 1 (MEULABOH)

Awal tahun dibuka dengan traveling ke beberapa kota di aceh mengawali resolusi 2016 yaitu agar lebih sering traveling melihat keindahan Indonesia. Perjalanan dimulai dengan percakapan singkat 2 gadis yang tak lagi belia. hehhe
Aku: Yakin kita berangkat berdua?
Doge: Aku kalau kau yakin, let's go
Aku: Ayoklah kalau begitu...
*kurang lebih inti percakapannya seperti itu padahal percakapannya sangat panjang, belum lagi kena PHP yang seharusnya pergi berempat jadi cuma berdua. 

Perjalanan dimulai Medan-Meulaboh, tujuannya di kota meulborn-nya indonesia ini (sering disebut meulborn biar lebih keren katanya) untuk mengujungi nikahan teman kuliah *lagi-lagi undangan, kapan ngundang? uhukkk.. 

Perjalanan super nekat dua gadis tangguh yang kena PHP ini pun dimulai. Ambil perjalanan malam agar tidak terasa diperjalanan karena cuma molor doang. Diperjalanan tak banyak bisa dilihat, karena gelap dan saving energy mode buat perjalan panjang ke aceh. 

Berangkat pkl 20.00 sampai pukul 08.00, 12 jam perjalanan dan hanya diisi dengan tidur kebo. Tak ingin membuang waktu, setelah bersih-bersih diri kami langsung mengelilingi kota Meulaboh ini berhubung pesta besok dan hari ini hanya acara siraman. Bermodalkan motor pinjaman dan google map, perjalananpun dimulai.

Destinasi utama pasti pantai, karena aceh terkenal dengan pantainya yang indah. Pantai Ujung karang namanya, walau airnya tak biru namun pasir putih dan langit biru jadi perpaduan yang cantik. Belum lagi ombak yang menerjang karang, suaranya terasa merdu *efek kurang piknik. Seperti namanya ujung karang, pantai ini terdapat banyak karangnya. 
Ombak dan langit biru pantai ujung karang
Ombak dan Langit biru ibarat suguhan pemandangan dan suara alam menakjubkan



Karang kecil bisa buat hiasan
Pinggir pantai yang banyak karang kecil-kecil

Ini spot pertama yang aku foto setiba sampai, ada kapal karam yang usut punya usut ternyata itu kapal asing yang karam kemaren karena masuk perairan Indonesia secara ilegal.  

Kapal ilegal asing karam di ujung karang
Pantai Ujung Karang


Berhubung di negara kita berdua (baca: medan) gak ada pantai kayak gini, kita maruk abis. Foto sana-sini, video sana sini. Kami benar benar tak peduli pada siapapun dan tak peduli bahwa saat itu siang hari saat matahari tepat di atas kepala. Pinginnya sih mandi, hanya saja harus ambil resiko pulang jadi ikan sale alias koling.haahaha…


ujung karang
Hai vitamin Sea 

Vitamin sea
Maafkan kami, kami kek gitu orangnya kalau liat laut


Maafkan kita alay kalau liat laut

say cheese
Gaya Ala-ala artis instagram biar eksis dikit

Destinasi kedua kami adalah masjid agung kota meulaboh. Mesjid besar yang didominasi warna merah bata ini sangat luas khas mesjid agung namun sedikit gersang. Kami hanya menyempatkan berfoto di depannya tanpa masuk ke dalam karena esok teman kami akan akad di mesjid ini juga.


Mesjid meulaboh
Masjid Agung Kota Meulaboh

Selama di meulaboh kami banyak belajar tentang budaya aceh dan makanan khas aceh. Budaya pernikahan disini pengantin wanita ada acara siraman. Dimana teman kami harus duduk di atas panggung dari pukul 12.00 sampai pukul 05.00 dikelilingi oleh wanita-wanita seperti kasidah lalu bernyanyi, saat ku Tanya apa yang mereka katakan isinya mengenai kisah dari saat kecil hingga sekarang. Baiklah saya sama sekali tidak mengerti hanya bisa mendengarkan. Lalu sang calon pengantin wanita akan ditepungi tawari oleh keluarga dan sanak family. Kalau adat mandailing nikah dulu lalu setelah itu pasangan pengantin akan ditepung tawari tidak sendirian. Indonesia benar-benar kaya akan budaya semua punya ciri khas masing-masing. Ritual terakhir, sang mempelai wanita harus disiram atau dimandiin dari air kendi oleh keluarganya barulah acara siraman selesai.

Sang calon pengantin wanita dikelilingi oleh nasyid saat acara siraman

Keesokan harinya tgl 4 januari 2016 adalah hari sakral atau akad nikah dilangsungkan bertempat di mesjid agung. Kedua mempelai bertemu di mesjid agung dan setelah akad selesai mereka kembali kerumah masing-masing. Katanya siang hari sekitar jam 2 nanti mempelai pria baru datang dengan membawa arakan rombongan ke rumah mempelai wanita. Berhubung kami harus menghemat waktu karena ada destinasi selanjutnya dikunjungi kami tak sempat melihat arakan mempelai pria datang. Kami harus melanjutkan perjalanan kami, tapi doa kami selalu untuk kebahagianmu heni. Semoga bahagia dan langgeng sampai anak cucu. Doakan kami berdua juga cepat menyusul. Heheh…

Pernikahan Adat Aceh
Bride and Bride Tobe :) Insya Allah

See you next trip… *lanjut ke part 2

Replay 1988 (The Best Korean Drama in 2015)

Postingan pertama ditahun 2016, annyong yeorobun…
Lama blog ini mati suri karena akunya males banget *jangan ditiru. Postingan pertama tadinya mau nulis pengalaman traveling tapi karena ini drama lagi hot-hotnya buat dibahas maka aku putuskan untuk bikin sedikit spoiler dan review dari drama Replay 1988, checkitout….

Happy family
Keluarga Besar Replay 1988

Replay series merupakan k-drama yang selalu dinanti-nanti oleh pencinta drama korea. Aku bukanlah penggemar kental replay series, hanya tahu replay 1997 dan 1994 tanpa pernah benar-benar menontonnya. Awal mengikuti drama replay 1988 karena rekomendasi teman yang heboh karena ceritanya yang lucu, awalnya sempat ragu karena tahunnya yang lumayan jadul dan juga pemain yang bisa dibilang tak tampan. Namun karena kemakan cerita akhirnya coba-coba nonton episode 1 hingga akhirnya ketagihan dan gak bisa berhenti.

Replay selalu berhasil mencuri perhatian penonton dengan isu pencarian suami masa depan sang pemeran utama. Hal ini menjadi sangat menarik seolah-olah nonton sambil menganalisis melalui clue yang diberikan oleh sang penulis. Replay selalu menyisipkan kisah cinta, persahabatan dan juga keluarga didalamnya. Walau belum pernah nonton replay series yang lain, tapi dari cerita-cerita orang replay 1988 yang paling kental unsur kekeluargaannya.

Dan kalian pencinta k-drama harus wajib menonton drama replay 1988. Ceritanya sungguh mencerminkan kehidupan sehari-hari baik dalam keluarga, bertentangga maupun persahabatan. Banyak hal yang bisa diambil didalamnya, kadang kita menangis dan dilain waktu tertawa terpingkal-pingkal menonton kisah mereka. Yah, walau ada insiden nitizen ngamuk yang merasa shipernya tidak happy ending, tapi overall drama ini layak ditonton dan aku kasih rate 9. Pokoknya top banget deh.

Kenapa sih mesti nonton replay 1988, nih aku kasih 6 hal kenapa replay wajib ditonton.

1. Replay memberikan pelajaran moral dalam kehidupan 
Kalau nonton replay makan kalian akan berpikir dalam hati “wah, karakter ini mirip kali denganku” aku sih sempat mikiri aku mirip bora kalau bertengkar dengan adikku. Hahaha… “ih, ini kan mirip sekali seperti kami” saat kau melihat interaksi keluarga dan persahabatan didalam ceritanya.

"Pada akhirnya, apa yang membantumu mengatasi rintangan bukanlah otak. tapi sesorang yang akan menggenggam tanganmu dan tak akan melepaskanmu. yang akan memegang tanganmu dan tetap disisimu hingga akhir, itulah KELUARGA"


Ini salah satu kata-kata yang benar banget adanya. Scene ini ketika deok sun merasa orang tuanya hanya memikirkan kakaknya tanpa mempedulikan keinginan dan perasaannya. Keluarga merupakan tempat kita selalu bisa pulang, tempat yang paling nyaman dan aman.

"Kau tak harus kuliah demi dapat gelar bergengsi. Untuk apa selembar kertas?. Selama kau baik pada orang lain dan sanggup memenuhi kebutuhanmu, sudah cukup" Kim Sajangnim

 

Dan ini, saat jung bong tidak juga lulus-lulus universitas setelah percobaan ke-7 padahal sang ibu sangat ingin anak tertuanya ini kuliah. Namun salut banget dengan sang ayah si kim sajang, tak pernah terlalu memaksakan keinginannya kepada anaknya, dan itulah kata-kata untuk menenangkan jung bong pada saat itu.



Ini moment yang sangat sedih, ketika ibu ayah deoksun atau neneknya meninggal. Selagi orang tua kita masih hidup mari berbakti dan berbuat baik kepada keduanya. 

"Berusahalah mati-matian tahun ini dan bagaimana kalau kau bekerja sangat keras? Jika kau menyerah tanpa mencoba, itu tak akan berhasil, bersiaplah untuk menderita melewati semuanya dan berusahalah sangat keras. Dan jika itu masih tidak berhasil, tak ada yang bisa kau lakukan lagi"


Ini scene ketika deok sun ingin menyerah untuk belajar, sebenarnya si deok sun ini gak bodoh hanya saja malas buktinya setelah nasehat dari ayahnya dia belajar keras selama 1 tahun dan dia berhasil jadi pramugari. Jadi berusahalah sangat keras, tak ada yang tak mungkin dicapai. 

"Tak seorangpun tahu kesedihan, luka, kesulitan yang ayah hadapi dalam hidupnya. Alasan kenapa Ayah menahan semua kesedihan, luka hal-hal sulit di dunia ini karena ayah memiliki orang-orang yang harus dilindungi. Karena ayah memiliki keluarga yang bergantung padanya"



Scene ini menunjukkan bahwa setiap ayah adalah pahlawan bagi kelurganya terutama bagi anak-anaknya. 

2. Replay mengajarkan untuk mencintai dengan tulus
Cinta yang dibahas disini bukan hanya melulu cinta antara pria dan wanita, tapi cinta ayah kepada putrinya, cinta seorang ibu kepada putranya, cinta anak-anak kepada ayah ibu nya dan cinta sahabat kepada sahabatnya.

"Saat seseorang sudah waktunya mampu menghibur ibunya, itu saat dia sudah dewasa dan sanggup bilang "Terima kasih" dan "Aku mencintaimu". Jika ingin buat ibu bahagian, kata-kata "Aku butuh Ibu" sudah lebih dari cukup"


Ini scene ketika eomma si jungpal merajuk karena dia merasa anak-anak dan suaminya bisa hidup baik tanpanya. Sewaktu dia pergi meninggalkan rumah dengan anak lelaki dan suaminya sebenarnya rumah sangat kacau balau, namun ketika  si eomma sudah pulang rumah bersih dan rapi sehingga dia merasa sedih. Kalau ingat scene ini lucu, seharusnyakan dia senang kalau anak dan suaminya bisa mengurus diri-sendiri. Tapi kata-kata ini benar adanya.

"Mencintai bukan cuma masalah ingin memberikan sesuatu. tapi sangat ingin memberikan sesuatu"


Ini saat ibunya sun woo sembunyi-sembunyi bekerja tanpa diketahui sun woo. Seorang single mother yang hidup hanya dari pensiunan suaminya yang sudah meninggal dan tak pernah ingin menunjukkan kesulitannya kepada anaknya. 


"Dan mencintai sesorang berarti tak peduli betapa sakitnya atau sedihnya gara-gara dia kau rasanya ingin membencinya tapi tak bisa."


Ini ketika Junghwan mengetahui fakta bahwa taek menyukai deok sun juga. Rasanya dia ingin membenci taek tapi tak bisa karena dia juga sangat menyayangi taek. Ingin tak peduli saat taek tidur tampa selimut, tapi akhirnya dia tetap menyelimutinya. so sweet banget emang abg jungpal ini, carenya maksimal. 


3. Replay mengajarkan kita kalau mencintai seseorang ungkapkan jangan sampai kena tekong


Ini emang ditujukan buat jungpal oleh writernim kali ya. Jodoh itu datang pada orang-orang yang berani mungkin itu ada benarnya, buktinya si junghwan kagak berani ungkapin akhirnya kena tekong deh. 



Ini scene ketika junghwan kediluan taek menemui deok sun, karena dia ragu-ragu akhirnya deok sun diambil taek. Dan junghwan benar-benar say good bye pada cinta pertamanya.


4. Twist Plot yang keren
Drama ini daebak twist plot nya, bikin penonton anarkis. haha...SI jungpal yang udah digadang-gadangkan bakal jadi suami si deoksun akhirnya Cuma jadi figuran, dan berubah dari yang tadinya lead male jadi second lead *teamjunghwan nangis darah. 

5. Drama yang menunjukkan tampan itu tidak hanya dari tampang doang
Ini betul banget adanya, ingatkan aku ga selera nontonnya karena yang cakep aku rasa Cuma park bogum alias taek. Tapi siapa yang sangka justru jatuh hati sama junghwan yang notabene Cuma cakep klo dilihat dari samping justru bikin para penggemar klepek-klepek dengan kepribadiannya yang cool tapi care. Yah, kurangnya dia emang Cuma satu, ya itu ga mau nunjukkan perasaannya pada siapapun akhirnya endingnya junghwan menikah dengan penggemar. Hahhaa

6. Pengakuan cinta tulus yang disampaikan lewat lelucon
Ini nih ngaco, udah meleleh dengarnya dan senang akhirnya dia ngaku, ujung-ujungnya dibuat becanda sama jungpal. Tapi sumpah, jangankan deoksun aku aja yang dengar pengakuannya meleleh dan pingin nangis dan kabarnya saat syuting hyeri beneran nangis. Hahaha





 Bagaimana? tertarik buat nonton? hahaha.. *racun

Reason of My Life


Apa yang kau lakukan jika orang yang menjadi alasanmu bernafas hingga saat ini meninggalkanmu?. Aku park boyoung, seorang gadis yang cukup malang yang tinggal seorang diri di kota besar ini. Terkadang di keramaian kota seoul ini, aku merasa sangat kesepian. Hingga seseorang itu datang dalam hidupku dan menjadikannya alasan untuk ku terus berjuang dalam hidup.

“Yeobseo, oppa odiga?” aku sedang menelpon seseorang yang ku ceritakan tadi. Sekarang pukul 12 malam, aku baru saja pulang dari kafe tempatku bekerja. Dan biasanya dia akan menjemputku setiap pulang kerja. Tapi kali ini aku tidak menemukan batang hidungnya ketika aku keluar dari café.
“Ah, mian boyoung-a aku tidak bias menjemputmu. Kau bisa pulang sendirikan?” jawabnya dengan suara pelan. Ah, mungkin dia kelelahan dan tertidur.
“Gwenchana oppa. Istirahatlah kau pasti lelah. Jaljayoo” ucapku sedikit kecewa walaupun tak ingin ku tunjukkan dari perubahan suaraku
“Ah, ne. hati-hati” klik dia langsung menutup telponnya. Ah, ini pertama kalinya sejak setahun pertemuan kami dia tidak menjemputku jika aku bekerja shift malam. Aku pun berjalan kearah halte yang sekarang cukup sepi. Sebenarnya aku sedikit takut tapi mau bagaimana lagi.
Akupun duduk dihalte, merapatkan jeketku karena angin malam yang berhembus benar-benar mulai menusuk. Sejujurnya hubunganku dengan song jongki oppa bukanlah hubungan sepasang kekasih, kami tidak pernah mengucapkan kata-kata cinta dan perkataan resmi berpacaran. Tapi aku menyayanginya karena dia satu-satunya orang yang bisa membuatku tersenyum sejak meninggalnya semua keluargaku pada kecelakaan tragis setahun lalu.
Flash Back
Sepulang dari pemakaman, aku berjalan tak tentu arah di tengah rintik hujan yang mulai mengguyur seoul. Hari ikut menangis seiring hatiku yang hancur berantakan tak bersisa. Semua keluargaku meninggal karena kecelakaan ketika mereka akan kembali dari liburan di pulau jeju. Dan aku benar-benar sendiri di dunia ini. Resiko memiliki kedua orang tua yang anak tunggal membuat mereka tak memiliki saudara. Aku berjalan tak mempedulikan sekitar dan tatapan aneh orang-orang yang berteduh menghindari hujan. Justru aku merasa kali ini hujan benar-benar mendinginkan kepalaku dan badanku yang bergetar, menyamarkan air mata yang bahkan tak bisa lagi keluar karena sudah kering menangis. Aku berjalan dan terus berjalan sampa ada sesorang yang menarikku ke dalam pelukannya.

“Yak, apa kau gila hah? Kenapa kau menyebrang jalan tak melihat kanan kiri? Aish, wanita ini. Lihat penampilanmu sekarang sungguh menyedihkan” ucapnya setengah emosi karena aku hamper saja membuatnya melihat adegan yang mengerikan dimana seorang gadis mati tertabrak truk.
Aku tak berani untuk melihatnya, aku tidak peduli yang aku lakukan hanya tertunduk dan kakiku serasa tak mampu lagi menopang beban ini tak hanya beban tubuhku tapi beban kehidupan yang kurasakan sangat berat. Aku terduduk di dinginnya aspal sambil menangis sesenggukan sampai kurasakan duniaku benar-benar gelap. Apakah aku akan menyusul keluargaku? Tapi aku masih bisa mendengar samar-samar seorang memanggilku
“Agasshi, irona. Agasshii!!! Semuanyapun mengabur.
“Eungh…” akupun mulai mengerjapkan mataku dan kepalaku serasa sangat berat. Aku dimana? Apakah di surga? Ah, aku rasa surga itu jauh lebih cantik dari sini. Pikirankupun melayang ke saat terakhir kali sebelum aku kehilangan kesadaran.
Ceklek.
“Kau sudah sadar?” Tanya sesorang pria yang dari suaranya ku kenal sebagai orang yang terakhir  bersamaku. Lama aku melihatnya tanpa menjawab pertanyaannya. Melihatku hanya terdiam dia mendekat dan meletakkan nampan yang berisi bubur dan teh hangat disamping meja disebelah tempat tidurku dan duduk disebelahku. Aku hanya mampu mengerjapkan mataku saat tangannya yang dingin menyentuh keningku.
“Demammu sudah turun. Yak, bagaimana seorang gadis bisa sebodoh kau hah?” ucapnya sambil menatapku sengit. Kalau saja aku tidak dalam keadaan lemah maka aku ingin berteriak dihadapannya kalau aku memang tak ingin hidup lagi
“Aku memang ingin mati. Dan kau merusak semuanya” ucapku dingin. Dia yang mendengarkan ucapanku hanya diam memandangiku prihatin dan aku memandangnya dengan tatapan kosong.
“Ah, terserahlah. Tapi kalau kau mau mati tolong jangan dihadapan orang. Menyusahkan saja. Kau kira aku mau repot-repot jadi saksi orang yang memang berencana untuk bunuh diri. Aku orang sibuk nona.” Ucapnya sembari berdiri.
“Makanlah, dan istirahat. Aku pergi dulu” ucapnya sebelum dia menutup pintu dan menghilang, aku rasa dia pergi bekerja.
Aku hanya melihat makanan yang dibawanya tanpa minat dan menggulung diriku lagi didalam selimut tebal sambil terisak. Aku ingin bersama kedua orang tuaku.
Hari sudah malam, dan aku tak bergerak seinci pun dari kasurku. Aku benar-benar lemah saat ini dan makannya tak kusentuh sedikitpun. Ceklek. Aku tau itu pasti dia yang sekarang masuk, aku tak peduli dan memunggunginya.
“Yak, kau tak menyentuk makananmu? Aish, aku rasa kau benar-benar mau mati ya. Menyusahkan saja.” Diapun keluar dari kamar. Aku tau aku menyusahkan, kenapa kau menolongku?
“Yak, irona.” Aku tak tau kapan dia masuk ke kamar kembali, tapi dia langsung menyibakkan selimut dari tubuhku dan menarikku hingga terduduk. Aku menatapnya kosong.
“Ayo cepat makan, kalau kau mati silahkan tapi tolong jangan di rumahku. Cepat buka mulutmu.” Ucapnya sembari menyodorkan makanan kemulutku.
“Yak, apa susahnya sih membuka mulutmu hah? Aku tak ingin dianggap membunuhmu.” Ucapnya emosi
Aku yang sadar posisiku yang sangat menyusahkan dia akhirnya membuka mulutku perlahan.
“Good girl, ternyata kau memang berharap untuk ku sulang ya” ucapnya sembari mengacak rambutku. Dan apa ini? Kenapa hatiku menghangat?
2 hari aku berada diapertemennya, dan aku merasa sudah cukup sehat. Aku memutuskan untuk pulang.
“Song jongki ssi, terima kasih sudah merawatku selama 2 hari ini” aku menghampirinya diruang tamu sedang bercumbu dengan PSP nya. Dia memperhatikan penampilanku sekilas dan meletakkan PSP nya dan berdiri.
“Kajja, aku antar kau sampai rumah” Ucapnya sembari berjalan ke pintu
“Anio, gwenchanayo. Aku pulang sendiri saja”
“Ani, aku tidak mau ambil resiko kau bunuh diri di jalan lalu diselidiki kau ternyata dari apartemenku. Aku bisa diseret dan dibawa-bawa” ucapnya
“Kau tidak usah khawatir aku tak akan membawa-bawa namamu.” Ucapku sembari melewatinya
“Ck, kau keras kepala sekali. Aku akan mengantarmu” ucapnya sembari menarik tanganku hingga basement dimana mobilnya terparkir dia sama sekali tak melepaskan genggamannya. Dan hatiku lagi-lagi menghangat. Ada apa ini?
“Rumahmu dimana” ucapnya sembari focus ke jalan.
“Kau tidak usah antar aku sampai rumah. Cukup kau antar kan aku sampai halte saja.” Ucapku
“Shiro, kau tau aku sudah mengeluarkan mobil. Kalau antar sampai halte aku bisa mengantarmu jalan kaki saja. Aku tidak mau” ucapnya keras kepala.
Akhirnya aku memang harus mengalah pada namja satu ini. Dan diapun mengantarkanku sampai depan rumah. Saat aku akan membuak pintu mobil, sebuah tangan menahanku. Dia menatapku lembut dan kali ini dadaku tidak hanya menghangat tapi juga ikut berdesir.
“boyong ssi, hidup ini hanya sekali. Tidakkah sangat sayang kalau kau menyia-nyiakan kehidupan ini? Aku tidak tau seberat apa masalahmu, tapi cobalah untuk bertahan. Karena diluar sana ada orang yang jauh lebih tidak beruntung daripada kita” ucapan pria itu benar-benar menohok ulu hatiku. Lama aku memandanginya sampai akhirnya aku tersenyum kecil dan mengangguk.
“Terima kasih song jongki ssi untuk semuanya. Akan aku coba” ucapku sembari keluar dari mobilnya. Dan mobilnyapun jalan dan meninggalkanku yang menatap kepergiannya hingga menghilang dari jangkauanku.
Song jongki mungkin orang yang diutus oleh Tuhan untuk menyadarkanku kalau hidup itu sangat berharga untuk disia-siakan. Sejak pertemuan terakhir kami, aku tak pernah bertemu dengannya lagi. Dan aku mulai menata lagi kehidupanku. Rumah orang tuaku sudah ku jual untuk menutupi semua hutang-hutang keluargaku. Aku tidak tau kalau ternyata bisnis appa sedang mengalami penurunan saat itu sehingga dia meminjam tambahan uang untuk membangun kembali bisnisnya. Sekarang aku hanya punya uang yang tidak banyak tapi aku rasa aku bisa memanfaatkannya. Aku memutuskan untuk cuti sementara dari kampus, Karen saat ini kondisiku tidak mendukung untuk kuliah kembali. Aku memutuskan untuk membangun café kecil2an dengan uang sisa yang kumiliki.
Setelah 2 bulan aku membangun café ini dari nol, akhirnya café ini mulai menampakkan kemajuan. Pelanggan sudah  mulai banyak datang ke café. Aku menghabiskan waktu ku untuk mengembangkan café ini.
Di luar sedang hujan deras, hal ini membuat café sangat ramai baik orang yang sengaja ingin berteduh atau orang yang berhenti untuk mencari kehangatan segelas kopi di café ini. Sampai tak sengaja aku melihatnya kembali ditengah keramaina pengunjung, pria yang menghangatkan hatiku kembali kini sedang duduk di pojok café sembari menikmati segelas black coffe di sore hari.
Hatiku benar-benar menghangat saat aku melihatnya sampai mataku ikut menghangat. Tanpa berpikir aku melangkahkan kaki kearahnya.
“Song jongki ssi” sapaanku kontan membuatnya menoleh dan mata kami bertemu. Kulihat senyuman diwajahnya.
“boyong ssi, apa kabar? Kau terlihat lebih hidup” ucapnya sembari tertawa
Flash back End

Aku tersadar ketika cahaya lampu bus menyinari wajahku. Ah, aku ternyata melamun cukup panjang dan busku telah datang. Aku sampai rumah pukul 1 dan benar-benar merasa cukup lelah. Aku memutuskan untuk berendam sebentar, ia aku tau tidak baik mandi malam hari tapi aku bahkan tak bisa tidur jika tak mandi. Dan aroma sakura ini benar-benar membuat seluruh persendianku rileks. saat berendam aku mengingat kembali ke kehidupanku sekarang.
Sejak melihatnya pertama kali di café itu, dia kerap kali menyempatkan untuk datang ke café setahun ini. Hubungan kami sangat dekat tapi seperti yang ku bilang aku tidak tau nama hubungan kami, mungkin hanya sebatas teman aku tidak tau pasti.

@Cherry Café
Karena semalam aku pulang cukup malam, kali ini aku datang siang hari ke café. Karena makan siang café pasti rame dan butuh ekstra tenaga, baiklah itu hanya alasan aku saja tepatnya song jongki oppa selalu datang saat makan siang dan aku tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu dengannya. Aku melihat song jongki oppa datang dan duduk di tempat favoritnya.
“Oppa, kau mau pesan apa?” ucapku menghampirinya
“Ah, boyoung-ah mian semalam tidak bisa menjemputmu” ucapnya sambil menatapku
“Gwenchana oppa. Cha, sekarang kau mau pesan apa?” tanyaku
“Aku hanya mampir sebentar. Duduklah” ucapnya sembari menyuruhku duduk. Dia Nampak mengeluarkankan sesuatu dari jasnya dan menyodorkannya dihadapanku
“Oppa, apa ini?” tanyaku heran
“Itu undangan boyoungah apa kau tidak tau? Aish, kau memalukan sekali.” Ucapnya dengan nada mengejek
“Ia, aku tau itu undangan. Tapi kenapa kau kasih ke aku? Memangnya siapa yang akan menikah?” tanyaku penasaran dan perasaanku benar-benar tidak enak
“Aku akan menikah minggu depan. Pastikan kau datang ya.” Ucapnya sembari berdiri dan mengacak-acak rambutku.
“Chakkaman, oppa tidak pernah bilang akan menikah  kenapa tiba-tiba?” tanyaku penasaran
“Ini tidak tiba-tiba boyongah. Calon istriku baru saja sadar dari komanya seminggu yang lalu. Dan aku telah berjanji untuk menikahinya setelah dia sadar. Maafkan karena baru mengabarimu sekarang.” ucapnya tanpa berbalik melihatku dan pergi.
Duniaku seakan berbalik aku kehilangan satu-satunya orang yang bisa menghangatkan hatiku. Dan aku merasakan hatiku kembali membeku.
_end_

Baiklah, ini cerita emang acak adut. Sebenarnya ini cerita udah lama aku tulis rencana pingin buat agak panjang per part tapi lama ngambang sehingga lupa jalan cerita yang bakal ku tulis. Akhirnya pas ubek-ubek laptop nemu ini pas dibaca aku putuskan untuk mempostingnya. Yup, ini ff pertama yang berani kuposting. Sebenarnya banyak ff ngambang di laptop dang a berani aku publish. Jadi mohon maaf lahir batin ya kalau ceritanya begini ala kadarnya.
Oia, dan awalnya cast nya ini adalah sooyoung dan kyuhyun, entah kenapa semenit sebelum mempostingnya aku rubah jadi boyoung dan song jongki. Mianhe kyuhyun oppa, sepertinya cintaku padamu sudah mulai pudar. Hehee….
I need your coment please, manatau bisa membuat semangat buat nulis ff atau cerita lagi. Thank you.